Tutorial untuk Mengontrol Kadar Gula Selama Bulan Puasa

Glukosa adalah gula yang terkandung di dalam darah karena adanya proses pencernaan karbohidrat dari makanan yang dikonsumsi. Secara umum, kadar glukosa atau gula darah ini menjadi salah satu indikator yang diperiksa dalam skrining rutin hingga membantu menegakkan diagnosis diabetes. Terdapat beberapa jenis pemeriksaan kadar gula darah yang digunakan untuk mendiagnosis diabetes, salah satunya adalah tes gula darah puasa. Sebagai informasi, gula darah puasa merupakan kadar glukosa di dalam darah setelah tidak mengonsumsi makanan atau minuman akun pro thailand (kecuali air putih) dalam kurun waktu tertentu. Meski demikian, gula darah puasa normal tidak hanya bisa diukur saat sedang berpuasa di bulan Ramadan. Setiap individu bisa melakukan pemeriksaan gula darah puasa kapan saja, asalkan dalam kondisi tidak adanya asupan kalori atau minimal selama 8 jam

Penting bagi setiap individu untuk menjaga kadar gula darah puasa normal guna menghindari resistensi insulin hingga risiko diabetes. Bahkan, hal ini juga perlu dilakukan oleh penderita diabetes untuk menghindari risiko terjadinya komplikasi yang membahayakan kesehatan tubuh, seperti kaki diabetes. Adapun beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga dan mempertahankan kadar gula darah puasa normal adalah sebagai berikut:

Mengatur Pola Makan

Cara menjaga kadar gula darah puasa normal yang pertama adalah dengan mengatur pola rtp live makan sebaik mungkin. Secara umum, terdapat pola makan yang dianjurkan untuk menurunkan atau menjaga kadar gula darah puasa normal, di antaranya sebagai berikut:

  • Makanan terdiri dari 40–50% karbohidrat dengan kadar indeks glikemik rendah dan tinggi serat, 20–30% protein, dan <35% lemak.
  • Membatasi konsumsi karbohidrat simpleks serta menggantinya dengan makanan rendah karbohidrat atau karbohidrat kompleks.
  • Meningkatkan asupan serat dengan mengonsumsi sayuran, biji-bijian, gandum utuh, dan buah-buahan.
  • Membatasi porsi makan agar tidak berlebihan.
  • Mengonsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik rendah.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung kromium dan magnesium, seperti sayuran hijau, biji labu, tuna, pisang, dan alpukat.
  • Makan makanan probiotik, seperti yoghurt, tempe, kimci, dan kefir.
  • Memperbanyak minum air putih. Selain mencegah dehidrasi, air putih dapat membantu ginjal untuk mengeluarkan kelebihan gula melalui urine.

Berolahraga secara Rutin

Rutin berolahraga tidak hanya bisa menjaga kebugaran tubuh dan menurunkan berat badan, namun juga dapat mempertahankan kadar gula darah puasa normal. Bahkan, berolahraga setidaknya selama 150 menit per minggu juga bisa meningkatkan sensitivitas hormon insulin. Artinya, sel dapat lebih sensitif dan efektif dalam menggunakan gula darah sehingga bermanfaat dalam mengontrol tingkat gula darah.

Selain itu, olahraga juga dapat membentuk otot yang akan membutuhkan dan menggunakan gula darah sebagai sumber energi serta kontraksi otot. Namun, bagi penderita diabetes atau pasien yang sedang menjalani pengobatan dengan insulin, penting untuk memeriksa gula darah sebelum dan sesudah olahraga guna mengetahui risiko hipoglikemia.

Pada individu yang sehari-harinya tidak aktif bergerak, direkomendasikan untuk berjalan kaki beberapa menit setelah duduk selama 30 menit. Bagi orang-orang yang belum terbiasa berolahraga, dapat dimulai dengan 10 menit terlebih dahulu dan diulang 3x sehari setiap 5 hari dalam seminggu, sehingga bisa mencapai tujuan 150 menit olahraga per minggu sesuai dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan.

Mengelola Stres dengan Baik

Stres dapat memicu pelepasan hormon glukagon dan kortisol yang bisa memicu peningkatan kadar gula darah di dalam tubuh. Maka dari itu, sangat penting untuk mengelola stres dengan baik sebagai upaya menjaga kadar gula darah puasa normal. Beberapa cara yang bisa dilakukan dalam mengelola stres adalah bermeditasi, yoga, serta meluangkan waktu untuk diri sendiri.

Menurunkan Berat Badan

Tips menjaga kadar gula darah puasa normal berikutnya adalah dengan menurunkan serta menjaga berat badan ideal. Sebab, penurunan berat badan diketahui dapat membuat kadar gula darah di dalam tubuh menjadi lebih terkontrol dan menurunkan risiko terjadinya diabetes. Suatu penelitian menjelaskan bahwa penurunan berat badan sebanyak 5% dapat memperbaiki regulasi gula darah dan membantu mengurangi penggunaan obat-obatan untuk mengontrol kadar gula darah bagi pengguna diabetes.

Tidur yang Cukup

Cara menjaga kadar gula darah puasa normal yang terakhir namun tidak kalah penting adalah mencukupi waktu tidur, setidaknya 7–9 jam setiap malam. Sebab, kurang tidur bisa meningkatkan pelepasan hormon kortisol yang bisa memengaruhi kadar gula darah serta berdampak pada sensitivitas insulin.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *